Tempat

Cara Mandi dan Etiket di Onsen | Cara Memastikan Aturan jika Bertato dan Hal yang Perlu Diperhatikan saat Berendam

Di Jepang, sebagian besar onsen (pemandian air panas) berupa pemandian umum besar yang dipisah untuk pria dan wanita, tempat Anda berendam tanpa busana, dan ada aturan untuk membersihkan badan sebelum masuk ke bak. Berdasarkan informasi resmi, artikel ini menjelaskan langkah-langkah berendam, cara memastikan aturan jika Anda bertato beserta contoh penanganan yang disampaikan Badan Pariwisata Jepang, serta hal-hal terkait kesehatan dan keselamatan yang disebutkan Kementerian Lingkungan Hidup Jepang.

✓ Informasi diperiksa pada:

Ikhtisar

Di onsen (pemandian air panas) Jepang, Anda berendam bersama orang lain di pemandian besar (daiyokujo). Sebagian besar onsen dipisah antara pria dan wanita, dan Anda masuk tanpa busana, tidak memakai baju renang. Agar air tetap bersih untuk dipakai bersama, ada aturan seperti membersihkan badan sebelum masuk ke bak.

  • Boleh tidaknya orang bertato berendam berbeda-beda di setiap fasilitas. Ada fasilitas yang menolak, ada yang mengizinkan jika tato ditutup dengan stiker, dan ada juga yang mengarahkan ke pemandian pribadi.
  • Tergantung kondisi badan, ada kalanya sebaiknya Anda tidak berendam. Di bagian akhir artikel ini, kami menyampaikan hal-hal yang perlu diperhatikan menurut Kementerian Lingkungan Hidup Jepang.

Langkah demi langkah

Cara Mandi di Onsen

Lepas sepatu di pintu masuk fasilitas (atau tempat yang ditentukan), lalu menuju ruang ganti (ruang untuk melepas pakaian).

Ilustrasi cara mandi di onsen. ① Lepas semua pakaian di ruang ganti. ② Duduk di area bilas, lalu cuci badan dan rambut. ③ Sebelum masuk ke bak, siram tubuh dengan air panas agar terbiasa dengan suhunya. ④ Letakkan handuk kecil di atas kepala dan berendam di bak.
  1. Di ruang ganti, lepas semua pakaian dan masukkan ke keranjang atau loker. Baju renang juga dilepas. Masuklah ke ruang mandi hanya dengan membawa handuk kecil.
  2. Di area bilas dalam ruang mandi, duduklah lalu cuci badan dan rambut dengan sabun dan sampo, kemudian bilas busanya sampai bersih. Riasan wajah juga dihapus.
  3. Sebelum masuk ke bak, siram tubuh dengan air panas mulai dari tangan dan kaki (disebut "kakeyu") agar tubuh terbiasa dengan suhu air.
  4. Berendamlah di bak. Rambut panjang diikat agar tidak terendam air. Jangan masukkan handuk kecil ke dalam air; letakkan di atas kepala atau di luar bak.
  • Di dalam bak, cukup gerakkan tangan dan kaki pelan-pelan dan berendamlah dengan tenang.
  • Jangan mengambil foto atau video di ruang mandi. Jangan membawa kamera atau ponsel pintar ke ruang mandi.
  • Hindari berendam setelah minum minuman beralkohol (lihat "Kesehatan dan Keselamatan: Hal yang Perlu Diperhatikan" di bawah).

Ketentuan

Jika Anda Bertato

Di Jepang, ada onsen yang menolak tamu bertato untuk berendam. Aturannya berbeda di setiap fasilitas, jadi sebelum berangkat, cek situs web fasilitas atau tanyakan langsung ke fasilitas.

Pada tahun 2016, Badan Pariwisata Jepang (lembaga pemerintah yang menangani pariwisata Jepang) menyampaikan kepada asosiasi industri hotel, ryokan, dan onsen bahwa menolak tamu berendam hanya karena bertato tidaklah tepat. Badan ini juga memberikan contoh penanganan yang dapat dipertimbangkan oleh fasilitas. Cara penerapannya diputuskan oleh masing-masing fasilitas.

Contoh penanganan oleh fasilitasIsi
Meminta tato ditutup dengan stiker atau sejenisnyaMeminta tamu menutup bagian tato dengan stiker atau sejenisnya agar tidak terlihat oleh tamu lain yang berendam
Tato kecil tanpa penanganan khususJika ukurannya sekitar telapak tangan dan tidak menimbulkan kesan mengintimidasi bagi tamu lain, tidak diminta penanganan khusus
Mengarahkan ke jam berendam tertentuMengarahkan tamu untuk berendam pada jam-jam ketika hanya sedikit keluarga yang berendam
Mengarahkan ke pemandian pribadi dan sejenisnyaMengarahkan ke pemandian pribadi atau kamar tamu yang dilengkapi bak berendam sendiri. Di fasilitas yang memiliki beberapa pemandian, tamu diarahkan ke pemandian yang terpisah dari tamu lain

Badan Pariwisata Jepang juga meminta fasilitas untuk memperhatikan bahwa ada orang yang bertato karena berbagai alasan, seperti agama, budaya, atau mode, dan bahwa tato tidak menimbulkan masalah kebersihan.

Perlu diketahui

Kesehatan dan Keselamatan: Hal yang Perlu Diperhatikan

Fasilitas onsen diwajibkan oleh undang-undang untuk memasang pemberitahuan tentang hal-hal yang perlu diperhatikan saat berendam. Kementerian Lingkungan Hidup Jepang menyebutkan poin-poin seperti berikut sebagai standar isinya.

  • Hindari berendam tepat sebelum dan sesudah makan, serta setelah minum minuman beralkohol. Terutama, hindari berendam saat mabuk.
  • Minum sekitar satu gelas air sebelum dan sesudah berendam.
  • Durasi sekali berendam juga bergantung pada suhu air, tetapi pada awalnya sekitar 3–10 menit. Setelah terbiasa, boleh diperpanjang hingga sekitar 15–20 menit.
  • Lansia, orang dengan tekanan darah tinggi atau penyakit jantung, dan orang yang pernah mengalami stroke sebaiknya menghindari air panas bersuhu 42°C atau lebih.
  • Lansia, anak-anak, dan penyandang disabilitas sebaiknya tidak berendam sendirian.
  • Jangan berendam saat sedang mengalami gejala penyakit, misalnya demam.
  • Saat keluar dari bak, bangkitlah perlahan agar tidak pusing mendadak.
  • Setelah berendam, kenakan pakaian agar badan tidak kedinginan, lalu beristirahatlah sekitar 30 menit.